google.com, pub-7898008973708560, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Warga Tidak Punya Ongkos Pangkas, Anggota Polisi Rela Jadi Tukang Pangkasnya | Biografi Nusantara Halloween Costume ideas 2015

Warga Tidak Punya Ongkos Pangkas, Anggota Polisi Rela Jadi Tukang Pangkasnya

Tribrata News Aceh Timur-Citra aparat kepolisian memang sering dicoreng oleh perilaku tidak bertanggung jawab oknum-oknumnya sendiri. Akan tetapi bukan berarti tidak ada polisi baik di dalamnya. Hanya saja potret perilaku baik memang tidak mudah menyebar luas secepat ketika ada perilaku negatif.
Dari sekian ratus ribu polisi yang menjunjung tinggi profesinya ialah Bripka Denis Siswanto. Anggota ini cukup dikenal sebagai aparat yang ringan tangan dalam membantu warga yang membutuhkan.
Bripka Denis Siswanto yang bertugas Polsek Peureulak Timur dan menjadi Bhabinkamtibmasn dengan desa binaan Desa Seuneubok Rawang ini kerap membantu warga yang sedang mengalami kesulitan. Seperti pada Jum�at (27/01) siang, saat Bripka Denis Siswanto melakukan patroli di desa binaanya dan bertemu warga yang hendak berangkat Sholat Jum�at, tetapi rambutnya terkesan kurang rapi. Saat ditanya kenapa tidak dipangkas (potong) rambutnya biar rapi; dan dijawab oleh warga, jangankan buat ongkos pangkas untuk belanja dapur saja kurang.
Mengetahui hal yang demikian, diboncengnya warga tersebut dengan sepeda motor dan dibawa ke tukang pangkas. Setibanya di tempat, Bripka Denis Siswanto kemudian meminjam peralatan pangkas yang selanjutnya dengan cekatan dan terampil memangkas rambut warga Seuneubok Rawang terssebut.
Menurut Bripka Denis Siswanto, apa yang ia lakukan bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap  Polri. Sekaligus untuk menumbuhkan kedekatan antara Polri dengan masyarakat. Di samping untuk meningkatkan rasa persaudaraan dan saling menghormati. Ujar Bripka Denis Siswanto.
Menurutnya, dengan revolusi mental yang sedang digaungkan oleh Pimpinan Polri saat ini, langkah kami tersebut akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dengan tugas dan peran Bhabinkamtibmas.
Dengan metode pendekatan seperti ini akan terbentuk kemitraan dan kerjasama yang baik dan harmonis, antara polisi dengan masyarakat dalam pembinaan pam swakarsa, pembinaan ketertiban masyarakat, pembinaan potensi masyarakat dan pembinaan polisi masyarakat. Dengan harapan Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dapat menyelesaikan suatu masalah (problem solving) serta dapat melakukan pencegahan sebelum terjadinya kejahatan. Terang Bripka Denis Siswanto. (Iwan Gunawan).
Labels:

Post a Comment

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget