Halloween Costume ideas 2015
April 2017

Sungguh parah, ketika ada pertanyaan masuk, mengadu bahwa pacarnya berjanji menikahi, tapi syaratnya harus mau berhubungan.

PACARAN SAJA TIDAK BOLEH, KOK BISA-BISANYA TANYA HAL SEPERTI ITU?
Sebenarnya siapa yang mau disalahkan? Tapi melihat peristiwa tersebut, siapa yang bertanggung jawab. Pelakunya sendiri? Orangtua dan pendidik kurang menasehati atau bagaimana? Kok tidak terbersit sedikitpun kalau itu haram, Allah melihat dengan jelas.
Zaman sudah semakin bobrok. Apa yang terjadi di zaman kita saat ini sungguh patut membuat bergidik. Banyak orang yang menjadikan zina sebagai bukti cinta, bahkan memberi istilah Making Love untuk perbuatan keji ini.

“Dan janganlah kamu mendekati zina, karena sesungguhnya zina itu adalah faahisah (perbuatan yang keji) dan seburuk-buruk jalan (yang ditempuh oleh seseorang)” [QS. Al-Israa : 32]

Mengutip Ummi, banyak bahaya zina yang perlu kita pahami, agar tidak sembarangan melakukannya dengan dalih sebagai bukti cinta pada non mahram:

Biografi - Maulida (17) salah satu korban tewas dalam kecelakaan maut di Km 129, tepatnya di kaki Gunung Malem, Gampong Sawang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya pada Rabu tadi pagi, ternyata hendak pulang ke Aceh Selatan untuk menghadiri pemakaman sang ibu.
Warga Gampong Limau Purut, Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, Asmah (52) yang meninggal dunia dalam sebuah tabrakan di Desa Lhok Buya, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya pada, Selasa (25/4/2017) kemarin, adalah Ibu dari Maulida.

Wakapolres Aceh Jaya Kompol Muhammad Yusuf, dikonfirmasi GoAceh melalui sambungan telepon Rabu (26/4/2017), mengatakan, kecelakaan yang menimpa ibu Maulida, Asmah terjadi sekitar pukul 07. 30 WIB, kemarin, tepat di jalan Banda Aceh- Calang.

Ibu dari Maulida tewas usai ditabrak mobil barang Toyota Kijang Pick-Up dengan nomor polisi BL 8004 FA, dikemudikan M. Jakfar (31) PNS asal Langsa serta membawa dua penumpang atas nama Bayhaki (26) asal kota Langsa dan Teuku Phoenna Habibi (26) asal Langsa.

"Saat itu, mobil melaju dari arah Banda Aceh menuju Calang, sesampainya di Desa Lhok Buya, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, mobil tersebut tertabrak seorang pejalan kaki bernama Asmah (52) asal Aceh Selatan, yang sedang menyeberang jalan dari sebelah kanan bahu jalan menuju sebelah kiri jalan," bebernya.

Usai tertabrak, Asmah meninggal dunia dan jenazahnya sudah dibawa pulang ke Aceh Selatan. Pasca kejadian, petugas langsung mendatangi lokasi, mencari saksi-saksi dan mengamankan 1 unit mobil penabrak Asmah. Kasus ini sudah ditangani Sat Lantas Polres Aceh Jaya.

"Sopir melanggar pasal 310 ayat (4) UU RI NO. 22 /2009,  tentang LLAJ," jelas Muhammad Yusuf.

Mendengar kabar itu, Maulida bersama keluarga lain berencana pulang ke Desa Limau Purut Kota Fajar, Aceh Selatan dengan menumpangi minibus Avanza yang disopiri Taqwa untuk menghadiri pemakaman ibunya.

Nahas sesampai di Km 129 Aceh Jaya, kecelakaan terjadi dan merenggut nyawa Maulida beserta tiga anggota keluarga lainnya, usai mobil Avanza yang ditumpanginya menabrak bagian belakang mobil tronton, saat dalam pernjalanan menuju Aceh Selatan untuk menghadiri pemakman Asmah, yakni Ibu dari Maulida. Tragis.

Syafi'ie, salah satu keluarga Maulida saat di konfirmasi GoAceh mengatakan, pihak keluarga saat ini sedang menunggu jasad Maulida dan keluarga lainnya yang sedang dalam perjalanan menuju rumah duka di Limau Purut, Kota Fajar.

"Kami sedang menunggu jenazah Maulida yang sedang dalam perjalanan, kemarin ibunya meninggal ditabrak di Calang, hari ini anaknya, kami sungguh sangat terpukul," ucapnya sedih.(goaceh.co)

Banda Aceh- Sebuah akun Facebook atas nama Pembina Daulah Khilafah (Musliadi Al Atjehnese) menghina pimpinan Dayah Mudi Mesra Samalanga Waled Hasanoel atau sang akrab disapa Abu Mudi. Amatan aceHTrend, Kamis (27/4/2017) akun tersebut menyebut ulama asal Bireuen itu dengan kalimat yang tidak pantas, disertai dengan editan gambar yang merendahkan.

Dalam sebuah statusnya, Musliadi Al Atjehnese menulis bahwa ulama di Aceh adalah pengikut taghut. Baca Selanjutnya


Soumokil, tokoh RMS paling terkenal, adalah kisah tragedi. Ia mewakili sebuah generasi yang terjepit karena situasi pasca-kolonial.
Setelah tragedi 1965, Ventje Sumual, bekas pemimpin Permesta, melihat gelagat dirinya akan dibebaskan dari rumah tahanan militer.  Angin perubahan yang dipicu penculikan dan pembunuhan para jenderal pada dini hari 1 Oktober 1965 itu membuat orang-orang yang ditahan di masa kepemimpinan Sukarno berpeluang menghirup kebebasan kembali.

Namun, Ventje tak hanya memikirkan diri sendiri. Menjelang pembebasannya, ia bertanya soal nasib seorang kawan yang menghadapi hukuman maha berat. Kawannya itu biasa disapa Pacek (Bapak), karena usianya memang jauh lebih tua dari Ventje.

''Pacek, sudah dapat grasi?'' Ventje bertanya langsung kepada yang dipanggil Pacek itu.

Seingat Ventje, seperti terpapar dalam Memoar: Ventje Sumual (2011), si Pacek hanya menggelengkan kepala saja. Wajahnya terlihat murung. Setahu Ventje, si Pacek kemudian dieksekusi seperti halnya Ibnu Hajar dan Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo.


Dari Andi Azis ke RMS
Si pacek yang dimaksud Ventje adalah  Christian Robert Steven Soumokil, orang nomor satu dalam Republik Maluku Selatan (RMS).

Sebelum terlibat di RMS, Soumokil juga melibatkan diri dalam peristiwa perlawanan Andi Azis, salah seorang perwira Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS). Saat itu ia masih menjadi pejabat Negara Indonesia Timur (NIT) dengan jabatan sebagai Menteri Kehakiman dan Jaksa Agung. Gerakan untuk membubarkan NIT, dan kembali pada Republik Indonesia, ditentang oleh Andi Azis.

Sebelum Peristiwa Andi Azis meletus pada 5 April 1950, Soumokil mengundang Andi Azis ke rumahnya di Makassar pada malam hari 4 April 1950.  Malam itu, beberapa KNIL asal Ambon sudah siap tempur menghalau pasukan dari Jawa. Keesokan harinya, pasukan yang dipimpin Andi Azis bergerak menyerang kantor staf kwartier dan asrama CPM di Jalan Walter Mongisidi. Pertempuran tidak terhindarkan

Ketika Makassar rusuh, Soumokil masih di dalam kota. Namun pada 12 April 1950, dengan pesawat militer Belanda, Soumokil terbang ke Ambon dengan lebih dulu singgah di Manado. Sebelum terbang, ia masih sempat bertemu Andi Azis. Dalam pertemuan itu, seperti ditulis Rosihan Anwar, dalam Sejarah Kecil: La Petite Histoire Indonesia  (2004),  ia berkata kepada Andi Azis: “Jika ose (Anda) mati, beta akan berjuang sampai titik darah penghabisan.”

Dua hari setelahnya, Andi Azis yang sudah hancur reputasinya di mata pemerintah pusat dan petinggi APRIS karena peristiwa 5 April 1950 itu, terbang ke Jakarta. Dia hendak melaporkan diri dan mempertanggungjawabkan apa yang dilakukan pasukannya. Begitu mendarat di Bandara Kemayoran, Andi Azis langsung dibekuk dan kemudian ditahan.

Sementara Soumokil sendiri tiba di Ambon pada 13 April 1950. Suasana di Ambon saat itu sudah cukup panas. Bekas KNIL, terutama dari pasukan khusus baret hijau dan baret merah KNIL, saat itu menjadi penguasa kota. Bersama pasukan itulah, Soumokil mengajak para tokoh di Ambon untuk memproklamasikan RMS pada 25 April 1950.

Menurut Syaramanual, seperti dicatat buku Soumokil dan Hantjurnja RMS (1964), “Proklamasi RMS itu benar-benar hasil tekanan dan paksaan bayonet belaka.”

Soumokil yang baru tiba di Ambon, meski dia otak penting dari RMS dan Ambon, tak serta-merta langsung menjadi presiden. Semula ia menjadi Menteri Luar Negeri. Setelah 3 Mei, barulah dia menjadi Presiden RMS selama bertahun-tahun, baik saat masih berada di Kota Ambon maupun saat bergerilya. Sampai akhirnya ia tertangkap pada 2 Desember 1963.


Dekat dengan Pihak Belanda
Soumokil sebenarnya tidak lahir di Ambon. Dia lahir di Surabaya pada 13 Oktober 1905. Ayahnya adalah pejabat rendah di Kantor Pos di Semarang. Soumokil beruntung bisa menikmati belajar sekolah elit Hogere Burger School (HBS) Kristen di Surabaya.  Menurut De Telegraph (05/09/1964), setamat HBS Soumokil kemudian berangkat ke Belanda.

Menurut Richard Chauvel,  dalam Nationalist, Soldiers and Separatist: Ambonese Island from Colonialism and Revolt 1880-1950, (1990), mulanya ia berusaha masuk ke fakultas kedokteran, namun mundur di tengah jalan. Tak lama kemudian ia masuk fakultas hukum hingga mendapatkan gelar doktor. Dia lulus pada 1934 dan menjadi seorang ahli Yurisprudensi.

Menurut  Ratno Lukito, dalam Hukum Sakral dan Hukum Sekuler: Studi tentang Konflik dan Resolusi dalam Sistem Hukum di Indonesia (2008), bersama Kusumaatmatmaja dan Soepomo, Soumokil tergolong orang-orang pertama yang belajar hukum di Universitas Leiden.

Menurut De Telegraph (05/09/1964), ketika kuliah di Negeri Belanda, Soumokil pernah ikut serta dalam wajib militer Belanda. Dia ditempatkan dalam artileri medan. Sebagai pengikut Kristus, Soumokil adalah pengikut Gereja Reformis.

Begitu pun kembali ke Hindia Belanda, tak sulit bagi Soumokil untuk meniti karier. Di Hindia Belanda dia kemudian menjadi seorang Jaksa.

Status hukum dirinya dipersamakan dengan orang-orang Belanda. Dia tidak dekat dengan orang-orang Ambon pergerakan macam Alexander Jacob Patty. Dia tak seperti Johannes Leimana yang ikut Kongres Pemuda II 28 Oktober 1928. Menurut  Richard Zakariaz Leirissa, dalam Pemberontakan Republik Maluku Selatan di Prisma (07/08/1978), ketika namanya dicalonkan menjadi anggota Dewan Rakyat (Volksraad) muncul penentangan dari orang-orang Ambon-Maluku lainnya pada 1938.

Jelang masuknya Jepang, Soumokil tetap setia kepada Ratu Belanda. Bersama orang-orang Belanda, Soumokil juga ditawan. Sebagai  tawanan Jepang, dia dikirim ke Siam untuk ikut dalam kerja paksa membuat jalan kereta api di sana. Setelah Perang Pasifik selesai, barulah dia dibebaskan. 

Setelah ia bebas, yang hampir bersamaan dengan juga merdekanya Indonesia, posisi keberpihakannya tetap tak jauh dari Belanda. Menurut Syaramanual, “Soumokil terkenal sebagai reaksioner dan musuh gerakan nasional di Sulawesi Selatan.” Baca Selanjutnya

Biografi - Eddie Morra berada dalam titik terendahnya. Sebagai orang yang mengandalkan hidup dari menulis, ia mengalami ketakutan terbesar semua penulis: writer's block. Saking berkepanjangan, itu merentet ke semua bagian hidupnya. Ia frustrasi. Rambutnya memanjang awut-awutan. Brewok dan cambang tumbuh liar. Sang pacar tak tahan, akhirnya meninggalkannya.

Hidup serasa akan berakhir, hingga ia bertemu dengan Vernon, mantan kakak iparnya. Mereka ngobrol, Eddie menceritakan tentang rasa frustrasinya. Tentang satu kata pun yang tak berhasil ia tulis, padahal sudah mendapat kontrak penerbitan.

"Hmm, kupikir aku bisa membantumu sekali ini saja," ujar Vernon seraya mengeluarkan obat.

Eddie awalnya menolak. Ia hafal betul karakter Vernon yang pernah bekerja sebagai pengedar narkoba. Pil yang disodorkan Vernon tak berwarna, tembus pandang. Namanya NZT-48, harganya 800 dolar AS per pil.

"Apa kandungannya?"

"Para ilmuwan telah menemukan syaraf penerima dalam otak yang bisa mengaktifkan sel-sel tertentu. Kamu pernah dengar imajinasi manusia yang seharusnya bisa mengaktifkan 20 persen sel otaknya kan? Nah, pil ini bisa melakukannya. Ia membuatmu bisa mengaktifkan 20 persen sel dalam otak," kata Vernon.

Eddie yang merasa hidupnya tak bisa lebih rendah lagi, meminum pil itu dengan santai. Lalu ia pulang ke apartemen dan bertemu dengan istri si pemilik gedung yang cerewet dan selalu menagih uang sewa. Saat itulah ia merasa bisa melihat dirinya sendiri. Tiba-tiba dunia berwarna jadi lebih terang. Kupingnya lebih sensitif terhadap suara. Ia bisa melihat segalanya dengan detail. Ia bisa tahu istri pemilik gedung kuliah di bidang hukum hanya melihat sekilas buku tentang Pengadilan Tinggi.

"Kamu menguntitku? Bagaimana kamu bisa tahu hanya dengan melihat sebagian sudut buku itu?"

Pikiran Eddie melayang dan ingatan masa lalu berkelebat: aku pernah melihat buku itu, 12 tahun lalu saat masih kuliah. Saat itu Eddie duduk di sofa, menanti gadis yang dikencaninya selesai di kamar mandi, saat itulah ia membaca sekelebat buku yang sama dengan milik istri pemilik gedung. Buku berjudul Justice of the Court. Eddie kemudian membatin.

"Entah bagaimana, alam bawah sadarku kembali mengingatkan tentang buku ini. Ingatan yang bahkan aku sendiri tak pernah ingat. Atau apakah ingatan itu sebenarnya selalu ada, dan yang aku butuhkan hanyalah akses untuk membukanya?"

"Informasi dari artikel aneh di museum, artikel yang baru kubaca setengah, beberapa dokumenter... semua tiba-tiba saja bermunculan di otak. Bercampur jadi satu menjadi informasi yang berguna."

Semua tampak menyenangkan bukan? Sayangnya Eddie Mora adalah karakter fiktif, begitu pula NZT-48. Semua adalah bagian dalam film Limitless. Kemampuan manusia mengingat semua hal itu masih mustahil, setidaknya hingga sekarang.

Manusia, menurut banyak penelitian, tidak mungkin bisa mengingat semua hal. Paul King dari Redwood Center for Theoretical Neuroscience, University of California Berkeley, mengatakan hal itu memang benar. Sederhana: karena terlalu banyak informasi yang masuk ke otak dan otak kita tak bisa menyimpan semuanya. Menurut Paul, ada 1 triliun masukan sensorik yang kita terima tiap hari. Itu 10 kali lebih banyak ketimbang seluruh neuron dalam otak.

Menurut Suzana Herculano-Houzel, neuroscientist yang menemukan metode menghitung jumlah neuron dalam otak manusia, saat ini rata-rata jumlah neuron dalam otak manusia adalah 86 miliar.

"Otak berevolusi untuk mengoptimasi perilaku, bukan untuk menyimpan atau mengingat arus saraf sensorik. Desain otak adalah untuk memancarkan jaringan, karenanya tidak begitu cocok untuk menyimpan ingatan dan mengingat secara sempurna. Komputer digital mempunyai desain yang lebih baik untuk itu," tulis Paul.

Menurut Paul, manusia bisa berkembang jadi efektif karena bisa menginterpretasikan masukan sensorik dengan cara mengumpulkan data sensorik dan mengubahnya menjadi pola, gerak. Semisal, kita belajar cara makan sewaktu bayi, otak mengolah dan membuat kita mengingat polanya. Nilai manusia, ujar Paul, berasal dari pola yang lebih penting ketimbang sekadar menyimpan data berupa ingatan mentah.

"Kalau kita bisa mengingat segala hal, kita akan tenggelam dalam lautan detail dan akan jadi kurang efektif. Sukses datang dari mengingat pohon mana yang kau cari, bukan dari mengingat semua pohon," ujar Paul memberikan gambaran.

Tapi bagaimana kalau ternyata ada manusia yang memang bisa mengingat... semua hal?

Kasus Ingatan Superior

Sejak beberapa hari lalu, berseliweran berita tentang Rebecca Sharrock. Perempuan berusia 27 tahun ini masuk dalam kategori orang yang mempunyai hyperthymesia atau sering disebut Highly Superior Autobiographical Memory (HSAM). Dalam penjelasan sederhana: manusia yang memiliki HSAM bisa mengingat segala hal dengan amat detail. Hadiah yang ia terima. Pakaian yang ia kenakan. Makanan yang ia santap. Hingga obrolan yang masuk kuping kiri dan tak pernah keluar. Ingatan pertamanya datang sewaktu ia masih berusia 12 hari, dan ia mengingatnya dengan amat detail.

"Orang tuaku membopongku ke kursi supir (ide ayahku) dan memotretku," tulis Rebecca dalam blognya, 19 April 2017.

Rebecca tidak sendirian, walaupun kawan satu golongannya amat sedikit. Saat ini ada 60 orang yang dianggap punya HSAM. Orang pertama yang didiagnosis punya HSAM adalah Jill Price, perempuan kelahiran 1965 yang tinggal di Southern California. Kasus HSAM bisa dibilang amat baru bagi dunia medis. Laporan penelitian pertama tentang Jill diterbitkan pada 2006. Dua tahun kemudian, Jill bersama Bart Davis menulis buku berjudul The Woman Who Can't Forget. Ia kemudian dengan sukarela menjadi subyek penelitian di Universitas California Irvine.

Bagaimana rasanya jadi perempuan yang mengingat semua hal?

"Tidak ada orang yang bisa membayangkan bagaimana rasanya," ujar Jill pada Spiegel. "Bahkan tidak juga para ilmuwan yang mempelajariku."

Dalam wawancara bersama Spiegel, Jill ingat hari pertama ia makan di restoran The Grill yang terletak di Beverly Hills. Saat itu Jumat, 20 September 1985.

"Aku makan bersama ayahku di meja sebelah sana, menyantap ayam bawang putih. Aku memakai topi besar," kenangnya.

Di lain waktu, Jill diuji tentang hari yang dilaluinya dan ada peristiwa apa hari itu yang ia alami. Penanya akan memberikan pertanyaan tentang kejadian besar dan populer di AS, dan Jill harus menjawab tanggalnya.
Baca Selanjutnya

Biografi - Pernahkah traveler menyadari mengapa setir kemudi mobil di Indonesia berada di kanan?

Ternyata, di balik itu ada sejarah panjang yang menjadi alasan mengapa kemudi mobil di Indonesia berada di sebelah kanan.

Sebelum lebih jauh mengenali soal sejarah setir kanan, perlu diketahui, di dunia ini ada dua standardisasi dalam lalu lintas, yakni left-driving dan right-driving.

Dikutip dari duniaotomotif.co, left-driving artinya sistem berkendara dimana pengemudi menggunakan lajur kiri jalan untuk berkendara.

Hal ini mengharuskan posisi setir atau kemudi berada di sebelah kanan.

Lalu, right-driving adalah sistem di mana pengemudi menggunakan lajur kanan untuk berkendara yang mengharuskan posisi setir atau kemudi berada di sebelah kiri.

Ada sebanyak 125 negara yang menggunakan aturan right driving, sedangkan left driving lebih minoritas karena hanya diunakan di 75 negara saja.

Lantas, bagaimana asal mulanya?

Konsep left driving ini berawal dari kebiasaan para ksatria di Kerajaan Inggris semasa perang.

Dengan menggunakan kereta kuda, mereka biasanya menyimpan sejata di sebelah kanan.

Baca Selengkapnya

Biografi - Seratusan mahasiswa menggelar aksi damai di halaman depan Kantor Gubernur Aceh. Dalam aksi tersebut mahasiswa yang menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Aceh itu, menuntut agar Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, untuk mendesak Pemerintah Pusat merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahuun 2017, tentang Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe. Namun, disaat yang bersamaan Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah, sedang mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional di Jakarta, “Terima kasih, kami sangat menghargai aspirasi dari adik-adik mahasiswa. Aspirasi ini akan kami sampaikan setelah Bapak Gubernur kembali ke Aceh,” ujar Drs Marwan, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Media Massa, Biro Humas dan Protokol Setda Aceh,Rabu (26/4/2017).

Aliansi Mahasiswa Aceh menuntut Pemerintah Aceh dan DPRA untuk merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahuun 2017 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe. Menurut para mahasiswa, PP tersebut tidak memihak kepada rakyat Aceh. Itu sebabnya, Aliansi Mahasiswa Aceh menyerahkan Nota Kesepahaman yang berisi empat poin tuntutan. Pertama, mengecam dan menolak Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 2017 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe yang tidak berpihak kepada masyarakat Aceh. Kedua, mendesak Pemerintah Pusat, dalam hal ini Presiden  untuk mengembalikan hak masyarakat Aceh dalam pengelolaan KEKAL secara keseluruhannya sesuai dengan amanat Undang-undang Pemerintah Aceh, yaitu kedaulatan ekonomi sepenuhnya.

Ketiga, mendesak untuk dilakukannya keterpaduan komunikasi politik antara DPRA dan Gubernur Aceh agar terciptanya penyampaian aspirasi keseluruhan masyarakat Aceh sehingga dilakukannya revisi PP tersebut oleh Pemerintah Pusat. Dan kelima, menuntut seluruh elemen pemerintah dan masyarakat Aceh untuk bersatu dan proaktif dalam mengembalikan kedaulatan Aceh atas amanat Undang-undang emerintah Aceh dan otonomi khusus.

Aliansi Mahasiswa Aceh memberi batas waktu hingga 27 April kepada Pemerintah Aceh dan DPRA untuk menandatangani Nota Kesepahaman tersebut. “Jika hingga tanggal 27 April DPRA dan Pemerintah Aceh tidak menandatangani Nota Kesepahaman tersebut, maka kami berjanji akan kembali melakukan aksi dengan membawa masa lebih banyak lagi,” ujar Korlap Aksi, Amirul Mukminin.(Modusaceh)

Pesawat milik Irwandi Yusuf yang berhasil direkam oleh Serambinews.com saat melintas di kampus UIN Ar-Raniry ketika pembukaan PIONIR VIII, Rabu (26/4/2017).
Biografi - Pembukaan Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni dan Riset (PIONIR) VIII di kampus UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Rabu (26/4/2017) berlangsung meriah.

Pembukaan ajang Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) seluruh Indonesia itu dibuka oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin di lapangan sepak bola kampus UIN Ar-Raniry.

Tarian kolosal dengan judul Meusaho juga disuguhkan untuk memeriahkan acara. Sebanyak 600 penari menampilkan tarian kolosal gabungan gerak tari kreasi dan tradisi di depan para tamu dan undangan.

Di sela-sela pembukaan, ada pemandangan tak biasa. Sebuah pesawat kecil berwarna putih dengan les orange melintas di atas lapangan sepak bola tempat UI N Ar-Raniry, tempat berlangsungnya acara pembukaan PIONIR VII.

Pesawat itu mengudara rendah, bahkan suaranya cukup jelas terdengar. Pesawat kecil tersebut kemudian berwara-wari. Amatan Serambinews.com, sekitar tiga kali peawat itu melintas, para tamu undangan yang mengikuti pembukaan PIONIR VIII pun tercengang.

Belakangan, pesawat tersebut diketahui milik Irwandi Yusuf, gubernur Aceh terpilih pada Pilkada 2017. "Nyan pesawat Irwandi, dari bentuk sang nyoe (Itu pesawat Irwandi, dari bentuk sepertinya iya)," kata salah seorang.

Beruntung, Serambinews.com berhasil mengabadikan laju pesawat tersebut. Dari gambar yang berhasil direkam, dapat dipastikan pesawat itu memang milik Irwandi Yusuf.

Di sisi kiri pesawat tertulis Eagle One dan 'Hanakaru Hokagata', dua suku kata yang sekilas mirip dengan bahasa Jepang. Padahal itu bahasa Aceh yang sempat populer di Aceh.

Sang pilot yang tampak remang-remang dari bali kaca kokpitt--sesuai gambar yang direkam Serambinews.com--juga mirip dengan Irwandi Yusuf. Bisa dipastikan, Irwandi Yusuf sendiri yang sedang menerbangkannya.

Namun, hingga berita ini diturunkan, Serambinews.com belum mengkonfirmasi hal tersebut kepada Irwandi Yusuf.

Sementara pada akun facebook miliknya, Irwandi memposting foto pesawatnya yang sedang mengudara, dan melakukan chek ini venue di Kampus UIN Ar-Raniry.

Bisa jadi, foto itu direkam oleh seseorang lalu dikirim kepadanya.(Serambinews)

Nama jalan Daan Mogot tentu akrab di telinga penduduk Jakarta. Ya, jalan ini  terbentang dari perempatan Grogol hingga Tangerang. Tapi apakah banyak yang sadar bahwa nama jalan Daan Mogot itu berasal dari sebuah nama seorang pemuda?

Pemuda belia itu bernama Elias Daniel Mogot. Daan Mogot adalah nama populer Elias Daniel Mogot. Pemuda ini cukup mengagumkan. Bayangkan ketika anak-anak saat ini yang berumur 14 tahun masih doyan main playstation ataupun ber-FB ria, ternyata saat umur 14 tahun Daan Mogot sudah ikut berperang.

Pemuda kelahiran Manado, 28 Desember 1928, ini dibawa oleh orang tuanya ke Batavia (Jakarta) saat berumur 11 tahun. Daan Mogot adalah anak dari pasangan Nicolaas Mogot dan Emilia Inkiriwang. Ayahnya ketika itu adalah Hukum Besar Ratahan. Ia anak kelima dari tujuh bersaudara. Saudara sepupunya antara lain Kolonel Alex E. Kawilarang (Panglima Siliwangi, serta Panglima Besar Permesta) dan Irjen. Pol. A. Gordon Mogot (mantan Kapolda Sulut). Di Batavia, ayahnya diangkat menjadi anggota VOLKSRAAD (Dewan Rakyat masa Hindia-Belanda). Kemudian ayahnya diangkat sebagai Kepala Penjara Cipinang.

Di umur 14 tahun (tahun 1942) Daan Mogot masuk PETA (Pembela Tanah Air) yaitu organisasi militer pribumi bentukan Jepang di Jawa, walaupaun sebenarnya ia tak memenuhi syarat karena usianya belum genap 18 tahun. Oleh prestasinya yang luar biasa ia diangkat menjadi pelatih PETA di Bali. Kemudian dipindahkan ke Batavia.

Saat kejatuhan Jepang dan selepas Proklamasi 1945, Daan Mogot bergabung dengan pemuda lainnya mempertahankan kemerdekaan dan menjadi salah seorang tokoh pemimpin Barisan Keamanan Rakyat (BKR) dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dengan pangkat Mayor. Uniknya saat itu Daan Mogot baru berusia 16 tahun namun sudah berpangkat Mayor.
Malang tak dapat ditolak, saat ia berjuang membela negeri ini, ayahnya tewas dibunuh oleh para perampok yang menganggap “orang Manado” (orang Minahasa) sebagai londoh-londoh (antek-antek) Belanda. Kesedihannya itu ia sampaikan pada sepupunya Alex Kawilarang.

“Banyak benar anarki terjadi di sini,” kata Alex Kawilarang.

“Memang, itu yang mesti torang bereskan. Oleh karena itu, senjata harus berada di torang pe tangan” kata Daan Mogot. “Torang, orang Manado, jangan berbuat yang bukan-bukan. Awas, hati-hati! Torang musti benar-benar menunjukkan, di pihak mana kita berada.”

Daan Mogot berkeinginan mencurahkan pengetahuannya, apa yang dulu didapatkannya saat masih dibawah PETA. Ia ingin mendidik para pemuda yang mau menjadi tentara. Dan keinginan besarnya itu akhirnya terwujud dengan berdirinya Akademi Milter di Tangerang 18 November 1945 bersama Kemal Idris, Daan Yahya dan Taswin. Dan Daan Mogot diangkat menjadi Direktur Militer Akademi Tangerang (MAT) saat ia berusia 17 tahun dengan calon Taruna pertama yang dilatih berjumlah ada 180 orang.

Hutan Lengkong – Serpong Tangerang

Pada tanggal 30 November 1945 dilakukan perundingan antara Indonesia dengan delegasi Sekutu. Indonesia diwakili oleh Wakil Menteri Luar Negeri Agoes Salim yang didampingi oleh dua dua perwira TKR yaitu Mayor Wibowo dan Mayor Oetarjo. Sedangkan pihak Sekutu (Inggris), Brigadir ICA Lauder didampingi oleh Letkol Vanderpost (Afrika Selatan) dan Mayor West.

Pertemuan yang merupakan Meeting of Minds, menghasilkan ketetapan tentang pengambil-alihan primary objectives tentara Sekutu oleh TKR yang meliputi perlucutan senjata dan pemulangan 35 ribu tentara Jepang yang masih di Indonesia, pembebasan dan pemulangan Allied Prisoners of War and Internees (APWI) yang kebanyakan terdiri dari lelaki tua, wanita, dan anak-anak berkebangsaan Belanda dan Inggris sebanyak 36 ribu.

Berdasarkan kesepakatan 30 November 1945, tentara Sekutu tidak lagi memiliki alasan untuk memasuki wilayah kekuasaan Indonesia maupun menggunakan tentara Jepang untuk memerangi Indonesia dengan dalih mempertahankan status quo pra- Proklamasi. Perintah itu disampaikan oleh pihak Sekutu kepada Panglima Tentara Jepang Letjen Nagano. Sekitar tanggal 5 Desember 1945 ditegaskan oleh Kolonel Yashimoto dari pimpinan tentara Jepang kepada pimpinan Kantor Penghubung TKR di Jakarta cq Mayor Oetarjo bahwa para komandan tentara Jepang setempat sesuai dengan keputusan pimpinan tentara Sekutu, telah diperintahkan tunduk kepada para komandan TKR setempat yang bertanggung jawab atas pemulangan mereka.

Namun pada tanggal 24 Januari 1946, Daan Mogot mendengar pasukan NICA Belanda sudah menduduki Parung. Dan bisa dipastikan mereka akan melakukan gerakan merebut senjata tentara Jepang di depot Lengkong.

Ini sangat berbahaya karena akan mengancam kedudukan Resimen IV Tangerang. Untuk mendahului jangan sampai senjata Jepang jatuh ke tangan sekutu, berangkatlah pasukan TKR dibawah pimpinan Mayor Daan Mogot dengan berkekuatan 70 taruna Militer Akademi Tangerang (MAT) dan delapan tentara Gurkha pada tanggal 25 Januari 1946 lewat tengah hari sekitar pukul 14.00. Ikut pula bersamanya beberapa orang perwira seperti Mayor Wibowo, Letnan Soebianto Djojohadikoesoemo dan Letnan Soetopo.

Dengan mengendarai tiga truk dan satu jip militer hasil rampasan dari Inggris, para prajurit berangkat dan sampai di markas Jepang Lengkong pukul 16.00 WIB. Di depan pintu gerbang, truk diberhentikan dan pasukan TKR turun. Mereka memasuki markas tentara Jepang dengan Mayor Daan Mogot, Mayor Wibowo, dan taruna Alex Sajoeti (fasih bahasa Jepang) berjalan di depan. Pasukan taruna diserahkan kepada Letnan Soebianto dan Letnan Soetopo untuk menunggu di luar.

Kapten Abe, dari pihak Jepang, menerima ketiganya di dalam markas. Mendengar penjelasan maksud kedatangan mereka, Kapten Abe meminta waktu untuk menghubungi atasannya di Jakarta. Ia beralasan bahwa ia belum mendapat perintah atasannya tentang perlucutan senjata. Saat perundingan berjalan, ternyata Lettu Soebianto dan Lettu Soetopo sudah mengerahkan para taruna memasuki sejumlah barak dan melucuti senjata yang ada di sana dengan kerelaan dari anak buah Kapten Abe. 40 orang Jepang telah terkumpulkan di lapangan. Namun entah mengapa, tiba-tiba terdengar bunyi tembakan yang tidak diketahui dari mana asalnya. Disusul tembakan dari tiga pos penjagaan bersenjatakan mitraliur yang diarahkan kepada pasukan taruna yang terjebak. Tentara Jepang yang berbaris di lapangan ikut pula memberikan perlawanan dengan merebut kembali sebagian senjata mereka yang belum sempat dimuat ke dalam truk milik TKR.

Terjadilah pertempuran yang tak seimbang, apalagi pengalaman tempur dan persenjataan para Taruna tak sebanding dsengan pihak Jepang. Taruna MAT menjadi sasaran empuk, diterjang oleh senapan mesin, lemparan granat serta perkelahian sangkur seorang lawan seorang.

Ketika mendengar pecahnya pertempuran, Mayor Daan Mogot segera berlari keluar meninggalkan meja perundingan dan berupaya menghentikan pertempuran namun upaya itu tidak berhasil. Mayor Daan Mogot bersama beberapa pasukannya menyingkir meninggalkan asrama tentara Jepang, memasuki hutan karet yang dikenal sebagai hutan Lengkong. Namun Taruna MAT yang berhasil lolos menyelamatkan diri di antara pohon-pohon karet mengalami kesulitan menggunakan karaben Terni yang dimiliki. Sering peluru yang dimasukkan ke kamar-kamarnya tidak pas karena ukuran berbeda atau sering macet. Pertempuran ini tidak berlangsung lama, karena pasukan itu bertempur di dalam perbentengan Jepang dengan persenjataan dan persediaan peluru yang amat terbatas.

Dalam pertempuran, Mayor Daan Mogot terkena peluru pada paha kanan dan dada. Tapi ketika melihat anak buahnya yang memegang senjata mesin mati tertembak, ia kemudian mengambil senapan mesin tersebut dan menembaki lawan sampai ia sendiri dihujani peluru tentara Jepang dari berbagai penjuru.

Monumen Lengkong 

Dari pertempuran di hutan Lengkong, 33 taruna dan 3 perwira gugur serta 10 taruna luka berat. Mayor Wibowo bersama 20 taruna ditawan, hanya 3 taruna, yaitu Soedarno, Menod, Oesman Sjarief berhasil meloloskan diri dan tiba di Markas Komando Resimen TKR Tangerang pada pagi hari.

Pasukan Jepang selanjutnya bertindak penuh kebuasan. Mereka yang telah luka terkena peluru dan masih hidup dihabisi dengan tusukan bayonet. Ada yang tertangkap sesudah keluar dari tempat perlindungan, lalu diserahkan kepada Kempetai Bogor. Beberapa orang yang masih hidup (walau mereka dalam keadaan terluka) dipaksa untuk menggali kubur bagi teman-temannya.

Tanggal 29 Januari 1946 di Tangerang diselenggarakan pemakaman kembali 36 jenasah yang gugur dalam peristiwa Lengkong disusul seorang taruna Soekardi yang luka berat namun akhirnya meninggal di RS Tangerang. Mereka dikuburkan di dekat penjara anak-anak Tangerang. Hadir pula pada upacara tersebut Perdana Menteri RI Sutan Sjahrir, Wakil Menlu RI Haji Agoes Salim yang puteranya bernama Sjewket Salim ikut gugur dalam peristiwa tersebut beserta para anggota keluarga taruna yang gugur. Dan bagi R.Margono Djojohadikusumo, pendiri BNI 1946, ia kehilangan dua putra terbaiknya yaitu Letnan Soebianto Djojohadikoesoemo dan Taruna R.M. Soejono Djojohadikoesoemo (keduanya paman dari Prabowo Subianto).

Untuk mengenang jasa-jasanya, pemerintah Indonesia kemudian mengangkat Daan Mogot sebagai pahlawan nasional. Namanya juga diabadikan menjadi nama Jalan yang menghubungkan Jakarta dengan Tangerang. Jalan Ini memiliki sahabat setia yaitu Kali Mookervaat.

Daan Mogot tutup usia pada tanggal 25 Januari tahun 1946. Hanya sempat merasakan sebulan hidup di usia 17 tahun atau dikenal sebagai saat sweet seventeen saat ini. Mungkin bagi anak muda akan diperingati sebagai masa yang indah, namun bagi Hadjari Singgih, pacar Mayor Daan Mogot, adalah sebuah pengorbanan yang sangat berarti bagi negeri ini. Kado yang terindah darinya adalah dengan memotong rambutnya yang panjang mencapai pinggang dan menanam rambut itu bersama jenasah Daan Mogot.

Kini di antara kemewahan kawasan Serpong, Tangerang Selatan, “terselip” sebuah sejarah bernilai tinggi bagi Republik Indonesia. Sebuah rumah tua, bekas markas serdadu Jepang di Desa Lengkong, menjadi saksi “Pertempuran Lengkong.” Di sebelah kanan rumah itu berdiri sebuah monument yang dibangun sejak tahun 1993. Terukir sejumlah nama taruna dan perwira yang gugur dalam peristiwa heroik yang itu. Namun yang patut disayangkan adanya perbedaan antara museum Lengkong dengan obyek-obyek sejarah lainnya di Tanah Air ini.

Museum dan Monumen Lengkong bukanlah salah satu sarana obyek wisata yang bisa dikunjungi oleh masyarakat luas. Pemanfaatannya hingga saat ini hanya sekedar tempat peringatan peristiwa pertempuran. Sehingga banyak dari masyarakat sekitar yang tidak tahu akan keberadaan bangunan historis tersebut. Apalagi seharusnya di museum terpampang foto-foto perjuangan para taruna militer di Indonesia beserta akademinya, namun sayang sekali foto-foto bersejarah tersebut kini berada di Akademi Militer Tangerang dan akan dipasang kembali tiap tanggal 25 Januari dalam upacara peringatan peristiwa Pertempuran Lengkong.

Kisah kepahlawanan Daan Mogot menjadi tamparan bagi kita, saat usia muda ia telah berbakti untuk negerinya. Seharusnya kita terus kabarkan, agar para pemuda tahu bahwa sejarah negeri ini bermula dari kaum pemuda. Agar para orang pemimpin negeri ini tak memandang remeh pada jeritan kaum muda. Simak dan renungkan, apa yang terukir di pintu gerbang Taman Makam Pahlawan Taruna, Tangerang.

Kami bukan pembina candi
Kami hanya pengangkut batu
Kamilah angkatan yg mesti musnah
Agar menjelma angkatan baru
Di atas kuburan kami telah sempurna

(Sebuah sajak Henriette Rolang Holst ditemukan di saku Lettu Soebianto Djojohadikusumo. Sajak itu tertulis dalam bahasa Belanda dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Rosihan Anwar). - See more at: http://web.konfrontasi.com/2017/04/inilah-daan-mogot-pahlawan-muda-yang.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook#sthash.6rdqrLHy.dpuf

Lhokseumawe - Kepolisian Resor Lhokseumawe berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu seberat 3 kilogram, yang merupakan sebagai jaringan internasional.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, Rabu (26/4) mengatakan, pada Senin (24/4) pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat, adanya pengiriman paket melalui salah satu bus antar provinsi, yang berangkat dari Banda Aceh menuju Medan, Sumatera Utara.

“Paket tersebut dimasukkan kedalam kardus, yang berisikan sejumlah jeruk dan dibawahnya terdapat narkotika jenis sabu-sabu seberat  kilogram, barang terlarang itu dibungkus dengan kemasan yang bertuliskan bahasa Cina,” ujar Hendri Budiman.

Hendri Budiman menambahkan, atas informasi masyarakat tersebut, kemudian pihaknya melakukan pengembangan dan sejumlah personel kepolisian masuk ke dalam bus tersebut, serta langsung dilakukan penangkapan terhadap tersangka pertama.

Setelah melakukan penangkapan terhadap tersangka pertama, pihaknya langsung melakukan pengembangan lanjutan dan ternyata yang menerima barang haram itu ternyata kurir dan akan diedarkan di wilayah Medan.

“Pada saat itu pula, tersangka pertama berkomunikasi kepada tersangka kedua yang berada di Medan dan perannya sebagai kurir. Setelah mengetahui keberadaannya, maka langsung dilakukan penangkapan,” tutur Hendri Budiman.

Kedua tersangkat yang telah diamankan yaitu, SF dan MR yang merupakan warga Aceh yang sudah lama berada di Medan, Sumatera Utara. Mereka terancam hukuman penjara lebih di atas  5 tahun.(Tami)

Biografi - Penyanyi legendaris Iwan Fals menggelar konser yang disebutnya sebagai silaturahmi atau konser mini, usai Musyawarah Nasional (Munas) ormas Oi (Orang Indonesia) di Bandar Lampung, Minggu (23/4/2017).

Dari pantauan LO, konser yang digelar di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung itu sepi pengunjung. Penonton hanya didominasi anggota dan pengurus ormas Oi, yang datang dari berbagai penjuru Tanah Air.

Jika diprosentase, penonton yang jumlah keseluruhannya sekira 400 orang itu, 95% adalah anggota dan pengurus Oi. Sedangkan 5% merupakan warga sekitar, terdiri dari kaum ibu dan anak-anak sekitar 2% dan pria 3%.

Bahkan, banyak penonton lokal yang menyaksikannya hanya dari kejauhan, seperti di anak tangga dekat tiang bendera antara depan gedung Balai Keratun dan gedung DPRD Provinsi Lampung.

Saat LO berbincang dengan seorang penonton bernama Amir yang berasal dari Kedaton, Bandar Lampung, dia mengatakan jika sepinya penonton karena Iwan Fals sekarang bukan lagi Iwan Fals yang dulu.

"Saya ke sini bukan karena sengaja mau nonton Iwan Fals, tapi kebetulan tadi saya lewat lalu mampir. Dulu kalau Iwan Fals konser, penonton sangat ramai hingga ribuan orang memenuhi lapangan. Tapi sekarang, lihat sendiri, hanya di depan panggung saja yang ramai," ujarnya.

Ketika ditanya maksudnya 'Iwan Fals bukan lagi yang dulu', pegawai honorer itu mengatakan jika Iwan Fals yang memiliki nama asli Virgiawan Listanto itu sekarang sudah berpolitik, bukan lagi seniman murni.

"Kemarin waktu pilgub di Jakarta, Iwan Fals mendukung cagub Ahok (Basuki Tjahaja Purnama)," ungkapnya.

Senada diungkapkan Andi, warga Telukbetung Utara, Bandar Lampung.

"Idealisme Iwan Fals sudah hilang. Bahkan saya pernah baca di media online jika Iwan Fals sudah pro ke Presiden Jokowi dan Ahok. Padahal abang tahu sendiri kan gimana keadaan ekonomi kita sekarang. Rakyat susah. Iwan Fals sekarang sudah menyembah kepada penguasa, tidak lagi membela orang pinggiran," tukasnya kesal.

Sementara, Gubernur Lampung Ridho Ficardo tampak hadir dan bernyanyi bersama Iwan Fals. Selain gubernur, Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal juga datang dan duduk di panggung kehormatan.

Ridho terlihat bernyanyi bersama Iwan Fals, melantunkan lagu bernuansa politik bertajuk 'Manusia 1/2 Dewa' dan 'Asik Gak Asik'.

Sebelumnya, dalam Munas Oi ke VI  yang digelar di Lantai III, Gedung Balai Keratun, kompleks Pemprov Lampung, Sabtu (22/4) istri Iwan Fals, Rosana Listanto terpilih sebagai ketua umum Oi, mengalahkan sembilan kandidat lainnya.(Juft/Trbn-Islam)

Biografi - Gubernur Aceh terpilih Irwandi Yusuf mengatakan, usai dilantik pada Juni 2017 nanti, program kerjanya yang mendesak dilakukan adalah menertibkan BPJS.

Karena, kata Irwandi, selama ini prosedur kepengurusan administrasi yang diterapkan oleh BPJS dinilai sangat menyulitkan masyarakat.

"Saya  ingin bereskan itu, agar masyarakat Aceh nantinya saat berobat tinggal bawa  KTP dan orang yang sakit," ujarnya pada wartawan di Banda Aceh,  Senin (24/4/2017).

Rencana penerbitan itu, kata Irwandi, sudah disampaikan ke Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu, dan menurutnya Jokowi menyetujui rencananya tersebut.

"Beliau tidak tahu bahwa sebelumnya masyarakat banyak yang mengeluh dengan prosedur BPJS," ujarnya.

Kepada BPJS ia berharap untuk setuju atas wacananya tersebut, karena sudah disampaikan kepada Presiden langsung.(beritakini)

Masih ingat dengan video seorang wanita yang berjanji untuk memotong payudaranya jika calon pasangan gubernur dan wakil gubernur nomor urut tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memenangkan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua?

 Beberapa waktu lalu seorang wanita berkacamata mengunggah sebuah video yang kemudian menjadi viral.

Video itu viral karena dirinya menantang seorang pria yang ia panggil dengan sebutan Linglung.

 Ia menantang Linglung untuk lakukan hal yang sama seperti janjinya.

Kini penghitungan cepat sudah menyatakan kemenangan untuk pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno.

Video tersebut kembali mengemuka setelah viral beberapa waktu yang lalu.

Kini netizen mulai menagih janji wanita tersebut untuk segera menepatinya.

Gayung bersambut, wanita yang tidak diketahui nama dan asalnya tersebut mengetahui permintaan para netizen dan ia pun dengan tegas menyatakan dirinya siap untuk menepati janji yang ia anggap adakah sebuah utang itu.

Ia kembali membuat video yang menyatakan dirinya siap untuk menepati janjinya tersebut.

Video itu diunggah oleh sebuah akun gosip di Instagram, @lambe_turah pada, Rabu (19/4/2017).

Tak terlihat gentar apalagi ketakutan, wanita itu pada mulanya menyampaikan ucapan selamatnya atas kemenangan yang diraih oleh pasangan Anies dan Sandi pada hitungan cepat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

Yang kemudian ia lanjutkan dengan mendoakan Anies dan Sandi agar bisa menjalankan tugasnya sebagai gubernur dan wakil gubernur dengan baik dan sesuai dengan amanah warganya.

Dengan tegas ia pun menjelaskan bahwa ia siap untuk memotong payudaranya karena janji adalah utang.

Namun ternyata ada alasan di balik dari keberanian dan kenekatan wanita ini.

Ia berani untuk menepati janjinya tersebut dikarenakan dirinya saat ini adalah pengidap penyakit kanker payudara yang sudah memasuki stadium empat.

Oleh karena itu ia harus segera melakukan pemotongan pada payudaranya.

 Simak video di atas.(TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)

Sumber : Tribunnews

Warzani duduk di depan kandang sapi yang juga dijadikan tempat tinggalnya. Foto: Safrizal
Sore itu langit tampak semakin gelap, seorang pria paruh baya berpakaian lusuh berwarna coklat bergaris putih tampak sibuk mengurusi ternak lembu di tengah hamparan ladang kosong yang tak jauh dari pemukiman penduduk.

Dengan kondisi kehidupan dan keadaan ekonomi pas-pasan memaksa pria paruh baya kelahiran 52 tahun silam bernama Warzani, terpaksa keluar dari rumah keluarganya. Ia lebih memilih hidup di sebuah kandang lembu yang hanya beratapkan daun rumbia dan berdinding daun kelapa.

Pria paruh baya yang terlihat seluruh rambutnya sudah memutih, tanganya mulai keriput itu menggantung hidupnya pada hasil memelihara ternak sapi orang lain dan menarik becak barang serta belas kasihan orang yang miris melihat kehidupannya.

Pria beranak satu ini langsung menyapa dan menyalami AJNN, yang menyambangi kandang lembu berukuran 4×4 meter yang sekaligus dijadikan tempat tinggalnya selama tiga tahun ini. Kandang lembu yang dijadikan tempat Wirzani tinggal berada di Desa Ujong Blang, Dusun Kuala Mamplam, Kecamatan Banda Sakti Lhokseumawe.

Matanya menerawang jauh dan dengan raut wajah yang menampakkan aura kesedihan ketika mengungkapkan keluh kesahnya. Tetesan air hujan, terik panas dan dingin malam sudah menyatu dalam dengan dirinya. Pria yang sudah ditinggal istrinya ini selama 15 tahun yang lalu mengaku terpaksa tinggal di kandang lembu tersebut setelah neneknya Rohamah meninggal dunia.

Sejak ditinggal istrinya 15 tahun yang lalu, kini Warzani hanya bekerja sebagai tukang becak barang serta memelihara lembu milik orang. Pekerjaan itu dilakoninya agar bisa bertahan hidup untuk makan dan membiayai keperluan sekolah anaknya.

Sebelum tinggal di kandang lembu itu, Warzani mengaku tinggal di rumah neneknya yang kondisinya juga tidak layak huni. Tak mau menjadi beban bagi keluarganya, ia memilih membangun sebuah kandang lembu sekaligus dijadikan tempat tinggalnya.

“Dulu saya tinggal di rumah nenek yang kondisinya juga sangat memprihatinkan. Rumah itu sekarang ditinggal oleh keluarga saya juga, dan saya memilih keluar dari rumah itu,” kata Warzani  Kamis (20/4/17).

Untuk itu, dirinya berhadap kepada Pemerintah Lhokseumawe untuk membangun rumah layak huni untuk dirinya tinggal. Ia juga mengaku sudah banyak yang datang untuk mengabadikan kandang sapi tempat tinggalnya. Namun hingga kini tak ada tanda-tanda akan dibangun rumah untuknya.

“Saya hanya berharap ada kepedulian dan perhatian Pemko Lhokseumawe untuk membangun rumah untuk saya, sudah banyak yang datang kesini untuk mengambil foto gubuk saya tinggal ini, tapi harapan itu tak kunjung datang pada Pemerintahan kepemimpinan wali kota Suadi Yahya,” katanya.[]

Sumber:ajnn.net

Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting
BIOGRAFI– Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting mengaku terkejut namanya masuk dalam tokoh perempuan ‘Top Influencer’ atau paling berpengaruh di 2017.

Juru bicara Poldasu itu bahkan mengaku dirinya tak pantas masuk dalam daftar itu. “Mana lah mungkin saya seperti itu, apalagi dimasukkan menjadi pilihan wanita paling ……,” kata mantan Kapolres Binjai ini dari seberang telepon, Sabtu (22/4) sore. 

Menurutnya, penilaian untuk dirinya terlalu berlebihan. Apalagi masuk dalam sepuluh besar wanita yang paling berpengaruh dibawah menteri. “Kan masih banyak buk menteri yang lain. Buk Sri Mulyani, Menteri Sosial yang seharusnya lebih layak lagi,” kata Kombes Rina. 

Rina mengaku, terkejut saat dicecer namanya masuk 10 besar veri Indonesia Indicator (I2) yang merilis tokoh perempuan tersebut berdasarkan penilaian 14 juta berita yang diwartakan 1.525 media online di Indonesia sepanjang 1 Mei 2016 sampai 16 April 2017. 

Wanita kelahiran Juhar, Kabupaten Karo Sumatera Utara 29 November 1963 tersebut berada pada urutan sembilan dibawah Menteri BUMN Rini Soemarno. Bahkan dia sempat bertanya penghargaan tersebut serius atau hanya candaan, “Ini serius apa bercanda?” tanya Rina. 

Dia mengatakan prestasi sebesar itu terlalu berlebihan, karena dia hanya menjalankan tugas negara. Pencapaian wanita paling berpengaruh katanya banyak wanita yang lebih layak diberikan dibandingkan dirinya. 

“Saya lebih pilih untuk berpengaruh untuk anak-anak saja, mengarahkan mereka mencapai tujuan dan cita-cita mereka,” ujarnya. Seperti yang diketahui berdasarkan survei media Direktur Komunikasi Indonesi Indicator (I2) Rustika Herlambang dalam merilis 10 tokoh perempuan paling berpengaruh (Top Influencer). 

“Influencer dapat dikatakan pihak yang berpengaruh karena penyataannya disebarluaskan oleh media, dan berpotensi membentuk opini publik,” ujar Rustika Herlambang seperti yang dikutip dari Kompas.com, Jumat (21/4). Setahun terakhir, sambung Rustika, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tercatat sebagai top influencer, alias figur yang paling banyak dikutip pernyataannya di-media. 

Nama Sri Mulyani juga baru meroket di tahun ini. Dari sebanyak 14 juta pemberitaan 1.525 media online tersebut, pernyataan Sri Mulyani Indrawati paling banyak dikutip di seluruh media berbahasa Indonesia, yakni mencapai 99.218 pernyataan. Posisi top influencer kedua ditempati Retno Marsudi dengan 70.155 pernyataan. 

Posisi ketiga ditempati Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dengan 59.950 pernyataan dan posisi keempat ditempati Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti 52.499 pernyataan. Tokoh perempuan lainnya yang masuk 10 besar influencer media berturut-turut adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (47.533 pernyataan), dan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (40.820 pernyataan). 

Lalu ada Jubir KPK Yuyuk Andrianti 38.526, Menteri BUMN Rini Soemarno (33.110 pernyataan), Kabid Humas Polda Sumatra Utara Rina Sari Ginting (29.975 pernyataan), serta Menko PMK Puan Maharani (26.107 pernyataan). “Munculnya nama-nama baru serta peningkatan jumlah perempuan dalam daftar orang paling berpengaruh dalam memberikan wacana di media patut diapresiasi. 

Ruang publik, setidaknya ruang pemberitaan di media semakin konsisten berupaya meningkatkan akses bagi perempuan,” ungkap Rustika. 

Rustika mengungkapkan upaya perempuan menembus paper ceilingatau tantangan agar media memberikan ruang dan mengutip pernyataan dari tokoh perempuan, di tahun ini terlihat lebih baik dari tahun lalu. 

Dari hasil riset I2, 2016 lalu, pada penelurusan 100 nama teratas, hanya terdapat 5 orang perempuan. 

Sedangkan di tahun ini, jumlah tersebut meningkat menjadi 12 orang. 

10 Tokoh Perempuan paling berpengaruh

1. Sri Mulyani, 99.218 pernyataan 
2. Retno Marsudi, 70.155 pernyataan 
3. Khofifah Indar Parawansa, 59.950 pernyataan 
4. Susi Pudjiastuti, 52.499 pernyataan 
5. Tri SRismaharini, 47.533 pernyataan 
6. Megawati Soekarnoputri, 40.820 pernyataan 
7. Yuyuk Andrianti, 38.526 pernyataan. 
8. Rini Soemarno, 33.110 pernyataan 
9. Rina Sari Ginting, 29.975 pernyataan 
10.Puan Maharani, 26.107 pernyataan



Oleh : T. Sayed Azhar
Sumber: Metro24jam

Biografi - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (disingkat: Kemendikbud atau Kemdikbud) adalah kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan masyarakat, serta pengelolaan kebudayaan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

Pada prakemerdekaan pendidikan bukan untuk mencerdaskan kaum pribumi, melainkan lebih pada kepentingan kolonial penjajah. Pada bagian ini, semangat menggeloraan ke-Indonesia-an begitu kental sebagai bagian dari membangun identitas diri sebagai bangsa merdeka. Karena itu tidaklah berlebihan jika instruksi menteri saat itu pun berkait dengan upaya memompa semangat perjuangan dengan mewajibkan bagi sekolah untuk mengibarkan sang merah putih setiap hari di halaman sekolah, menyanyikan lagu Indonesia Raya, hingga menghapuskan nyanyian Jepang Kimigayo.

Organisasi kementerian yang saat itu masih bernama Kementerian Pengajaran pun masih sangat sederhana. Tapi kesadaran untuk menyiapkan kurikulum sudah dilakukan. Menteri Pengajaran yang pertama dalam sejarah Republik Indonesia adalah Ki Hadjar Dewantara. Pada Kabinet Syahrir I, Menteri Pengajaran dipercayakan kepada Mr. Mulia. Mr. Mulia melakukan berbagai langkah seperti meneruskan kebijakan menteri sebelumnya di bidang kurikulum berwawasan kebangsaan, memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan, serta menambah jumlah pengajar.

Untuk mencapai dan mewujudkan tujuan dari sebuah perusahaan ataupun suatu instansi, sebagaimana yang telah ditetapkan dalam visi dan misi-nya, maka dari itu pada bulan April tahun 2017 ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali membuka kesempatan berkarir bagi putra putri terbaik bangsa pada Lowongan Kerja Terbaru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengisi posisi jabatan yang sedang dibutuhkan dalam lowongan yang ada saat ini.

Saat ini perusahaan ingin menghadirkan sumber daya manusia terbaik, mempunyai kemampuan dan keterampilan khusus untuk memenuhi spesifikasi pekerjaan yang dibutuhkan. Tujuan dari rekrutmen ini tentunya untuk memikat para pelamar yang kompeten bagi perusahaan atau instansi dengan mengacu kepada kemampuan atau ability, kecocokan antara persyaratan pekerjaan dengan pengetahuan dan motivasi yang merujuk kepada kecocokan karakteristik pekerjaan dengan kepribadian si pelamar.

Kepada calon pelamar kerja diharapkan untuk memperhatikan setiap informasi lowongan kerja yang diberikan pada tiap-tiap posisi jabatan yang dibutuhkan pada lowongan kerja yang openkerja.com muat. Bacalah seluruh informasi dengan cermat dan teliti agar setiap informasi yang diberikan bisa dipahami dengan baik. Berikut informasi persyaratan dan tata cara pendaftaran bagi calon pelamar.
Lowongan Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017
Closing Date: 20 April 2017

PENGGIAT BUDAYA TAHUN 2017
Persyaratan:

    Bersatus Warga Negara Indonesia (WNI);
    Penempatan akan diutamakan sesuai dengan provinsi penugasan yang tertera pada KTP. Bersedia ditempatkan di Kab/Kota pada provinsi penugasan sesuai KTP;
    Tidak sedang terikat kerja di instansi/perusahaan lain selama masa kerja sebagai Penggiat Budaya;
    Pendidikan minimal S1 Semua jurusan;
    IPK minimal 2.75 dari skala 4.00;
    Usia antara 25 s.d 40 tahun (per 30 April 2017);
    Memiliki Smartphone yang dilengkapi fitur GPS dan mampu mengoperasionalkan komputer;
    Memiliki pengalaman berorganisasi di bidang kebudayaan;
    Memiliki SIM C dan sepeda motor;
    Menjadi peserta BPJS aktif;
    Memiliki akun email aktif;
    Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dikeluarkan oleh pihak yang berwajib/POLRI yang masih berlaku;
    Surat keterangan sehat jasmani, rohani, dan bebas narkoba dari rumah sakit; dan
    Surat Pernyataan Keaslian Dokumen bermaterai Rp 6.000,00 yang menyatakan bahwa semua dokumen yang dikirimkan benar adanya dan dapat dipertanggungjawabkan.


TUGAS PENGGIAT BUDAYA

    Menyampaikan akses informasi Kebudayaan
    Mengonsolidasikan hal-hal yang berkaitan dengan bidang Kebudayaan
    Pencatatan data kebudayaan berupa entitas data pokok kebudayaan


MASA KERJA kegiatan ini akan dilaksanakan selama 7 (tujuh) bulan, terhitung sejak Juni 2017 hingga Desember 2017, dan akan diperpanjang sampai dengan Desember 2018 setelah dilakukan evaluasi kinerja Penggiat Budaya.

LOKASI PENEMPATAN Penggiat Budaya 2017 akan ditempatkan di 164 Kabupaten/Kota yang dikonsentrasikan pada daerah 2T (Terluar dan Terdepan).

JADWAL PELAKSANAAN

    Pengumuman dan Penerimaan Berkas Tahap I : 10 – 20 April 2017
    Pengumuman Lolos Seleksi Administrasi : Senin, 24 April 2017
    Tes Pengetahuan Umum dan Psikotes : Rabu, 26 April 2017
    Pengumuman Hasil Tes Pengetahuan Umum dan Psikotes : Jum’at, 28 April 2017
    Penerimaan Berkas Tahap II : 29 April – 5 Mei 2017
    Seleksi Wawancara : 1 – 9 Mei 2017
    Pengumuman Kelulusan Akhir : Rabu, 10 Mei 2017
    Kontrak Kerja dan Pembekalan : 15 Mei – 24 Mei 2017
    Penempatan Penggiat Budaya ke Lokasi : 2 Juni 2017


Bagi Anda para pencari kerja yang tertarik untuk berkarir bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan memenuhi segala kebutuhan yang dipersyaratkan pada Lowongan Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Terbaru bulan April 2017 diatas, maka silahkan siapkan kelengkapan berkas administrasi lamaran kerja terbaru Anda seperti Surat lamaran, CV, ijazah, transkrip nilai, foto dan kelengkapan berkas pendukung lainnya seperti sertifikat dll. Susunlah berkas lamaran Anda dengan susunan yang rapi.

Adapun tata cara yang telah ditetapkan dalam proses rekrutmen ini yaitu dengan melakukan pendaftaran dan penyampaian dokumen kelengkapan administrasi permohonan dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

    Melakukan pendaftaran sebagai Penggiat Budaya 2017 pada laman http://penggiatbudaya.kemdikbud.go.id
    Mengunggah dokumen pada laman di atas dalam format (.jpeg, .jpg, .doc, .docx, .pdf) dengan ukuran maksimal 200 Kb per file, yaitu:
        Tahap I:
            Surat Lamaran yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
            Daftar Riwayat Hidup
            Kartu Tanda Penduduk (KTP)
            Ijazah Terakhir
            Transkrip Nilai
            Pas Foto terbaru (ukuran 4x6)
            Surat Pernyataan Keabsahan Data
        Tahap II:
            Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
            Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani
            Surat Keterangan Bebas Narkoba
            Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
    Tata cara unggah dokumen Tahap Kedua akan diumumkan saat Pengumuman Hasil Tes Pengetahuan Umum dan Psikotes pada tanggal 28 April 2017;
    Peserta yang telah sukses melakukan pendaftaran akan mendapatkan email konfirmasi dari kepegawaian.setditjenbud@kemdikbud.go.id.
    Pengumuman Hasil Seleksi selanjutnya akan disampaikan melalui laman http://kebudayaan.kemdikbud.go.id.
    SURAT PERNYATAAN KEASLIAN DOKUMEN dapat di download pada file persyaratan yang tersedia pada link pendaftaran berikut.


PENDAFTARAN

Batas pendaftaran dan seleksi administrasi akan ditutup pada tanggal 20 April 2017, pukul 16.00 WIB. Selama melakukan pendaftaran program Penggiat Budaya, peserta TIDAK DIKENAKAN BIAYA sama sekali.

Catatan:
  • Hanya kandidat terbaik yang memenuhi kualifikasi yang akan diproses
  • Semua tahapan seleksi Lowongan Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak dipungut biaya alias gratis
  • Hati-hati terhadap berbagai penipuan lowongan kerja yang sering terjadi
  • Follow akun Instagram @openkerja
  • Semoga Informasi Lowongan Kerja Terbaru ini sangat membantu para pencari kerja
Besar harapan kami Anda bisa memiliki pekerjaan yang sesuai dengan minat dan harapan Anda. Untuk itu dalam memberikan kelancaran informasi terbaru kami mohon bantuan dan dukungan dari Anda untuk dapat melanjutkan informasi ini melalui sosial media dengan menekan tombol "SHARE" dibawah ini untuk dapat disebarkan kepada teman, kerabat maupun sanak saudara yang sedang membutuhkan info lowongan kerja.(openkerja.com)

Biografi - Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh bersama personel Polres Pidie, berhasil menciduk tiga orang yang diduga sebagai penyuplai senjata api untuk para pelaku penembakan Posko pemenangan Calon Bupati - Wakil Calon Bupati Pidie Roni Ahmad alias Abusyik pada 6 Maret 2017 lalu.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan membenarkan adanya penangkapan tadi. "Benar, ketiga orang tersebut RI, NU dan Hs yang berhasil diamankan pada Jum'at, 14 Maret 2017 kemarin," kata Goenawan pada awak media. Lanjutnya, berawal pada Kamis, 13 Maret 2017 lalu, tim Opsional Sat Reskrin Polres Pidie bersama Ditreskrimum Polda Aceh berhasil mengamankan 3 orang karena memiliki Narkotika jenis sabu. "Ketiganya yaitu Is (34) warga Gampong Bale Baroeh Bluek, Kecamatan Indra Jaya, MH (23) warga Ulee Ceu, Kecamatan Pidie, dan Am (28) warga lala, Kecamatan Mila," terangnya.

Dari hasil intrograsi penangkapan, ternyata salah satu dari yang dibekuk, Is (34), mengaku, ia merupakan pencari senjata api untuk DM dan MA yang merupakan eksekutor penembakan Posko Pemenangan Abusyik, 6 Maret 2017 lalu. "Dan ternyata senjata tersebut didapatkan Is dari RI, NU dan HS," jelasnya. Selain penyuplai, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti dari RI, NU dan HS yaitu satu pucuk senpi AK- 56 plus satu magasin, sepucuk senpi AK-1.02 plus satu magasin, 109 butir peluru kaliber 7,62 mm, 25 butir peluru kaliber 9 mm, 25 butir peluru kaliber 5,56 mm, senjata angin cal 177, dan satu unit mobil Nissan Terano Nopol BK 1987 KY.[modusaceh]

KRUENG GEUKUEH - Pemuda, mahasiswa, santri, dan elemen sipil daerah barat Aceh Utara mendesak Bupati, DPRK segera merekomendasi pemekaran wilayah barat. Hal itu ditegaskan dalam rapat konsolidasi akbar di Balai Desa Kecamatan Dewantara, Sabtu (15/4/2017) sore.

Rapat ini diprakarsai oleh Gerakan Pemuda Pemekaran Aceh Malaka (GP-PAM), Ikatan Mahasiswa Aceh Malaka (IMAM), dan Ikatan Santri Pemekaran Aceh Malaka (IS-PAM). Hadir juga dari pihak LSM, karang taruna, himpunan mahasiwa kecamatan, forum perempuan, dan OKP lainnya.

Turut hadir dalam konsolidasi itu Anggota DPD RI, Sudirman alias Haji Uma, tiga anggota DPRK Aceh Utara, Sofyan, Zainuddin IBA, dan Saifannur serta ketua panitia Prof Drs A Hadi Arifin, MSi, dan ketua tim kajian naskah akademik, Dr Ismadi, SP, Msi.

Dalam pernyataan sikap sebanyak 8 poin yang dibacakan Juru Bicara GP-PAM, Tajuddin, S.Sos menyebutkan, pihaknya mendukung penuh pemekaran Aceh Malaka dan siap membantu panitia pemekaran dalam bentuk apapun;

Lalu, meminta Panitia Pemekaran terus bekerja dengan kekuatan yang dimiliki. Mengajak seluruh masyarakat dan tokoh masyarakat dari berbagai elemen, serta partai politik, dan Komite Peralihan Aceh (KPA) agar bersatu membantu pemekaran Aceh Malaka.

Selanjutnya, mengajak semua pihak meninggalkan semua perbedaan pada Pilkada 2017, karena sudah saatnya meninggalkan kepentingan yang kecil, demi kepentingan yang besar yaitu lahirnya Aceh Malaka. Mendesak Bupati segera memperbaharui surat keputusan (SK) tim pemekaran dengan melibatkan pihak pemerintah yang disebut SK bersama.

Mendesak Bupati dan pimpinan DPRK segera menandatangani persetujuan bersama sebagai syarat administrasi daerah otonomi baru (DOB). Sebelum Pemilu 2019 berkas admistrasi Aceh Malaka sudah terdaftar di Kementerian Dalam Negeri dan DPR RI;

Terakhir mereka menancam, bila dalam tenggat waktu yang ditentukan belum terealisasikan dan ada hambatan lain terhadap panitia, kami masyarakat akan melakukan aksi damai akbar.

Haji Uma: Lam Teungeut Lon Teken

Sementara Haji Uma dalam sambutannya menyebutkan mendukung penuh pemekaran Aceh Malaka dari Kabupaten Aceh Utara. Dia juga menyebutkan siap menenunggu si Senayan ketika proses pemekaran sampai ke Jakarta.

“Lon meunyoe pemekaran kabupaten (Aceh Malaka) lam teungeut lon teken, pue lom teungoh jaga lon. Asai bek lakee pemekaran provinsi (saya kalau pemekaran kabupaten ini dalam tidur pun saya teken, apalagi sedang terjaga. Asalkan jangan pemekaran provinsi,” ucap aktor komedian Aceh itu dalama bahasa Aceh disambut tepuk tangan sekitar 400-an peserta rapat. (Red)

Biografi - Iya, rasa syukur kita kepada Allah terkadang tertutupi oleh pemintaan kita yang cenderung berlebihan dalam hidup ini.

Kita menjadi sosok yang gampang mengeluh dan terkadang menyalahkan takdir yang Allah tetapkan dalam hidup yang kita miliki, saat kita tak pernah berfikir dan memknai segala sesuatunya dengan hati yang bijak.

Permintaan yang disemukan oleh keinginan nafsu belaka terkadang menutup hati dan mata kita untuk menyadari betapa Elegannya kisah hidup yang telah Allah gariskan kepada kita, sehingga bersyukurpun kita menjadi lupa.
Seseorang Cenderung Lupa Caranya Bersyukur Ketika Ia Terlalu Banyak Menuntut Dalam Hidupnya

Karena seseorang cenderung lupa caranya bersyukur kepada sang pemberi kehidupan ini, ketika ia terlalu banyak menuntut dalam hidupnya, inginnya selalu mengajaknya bermanja dalam angan dan nafsu.

Sehingga yang nampak jelas dimatanya hanya bagaiamana dan bagaimana mendapatkan hidup yang serba nyaman sesuai dengan apa yang direncanakan, bukan berfikir bagaimana caranya mendapatkan hidup terbaik menurut jalan yang dihaturkan oleh Allah.

Seseorang Terkadang Lupa Untuk Bersyukur Saat Dirinya Tidak Ikhlas Menerima Takdir Yang Ditetapkan Allah

Seseorang terkadang lupa untuk bersyukur saat dirinya tidak ikhlas menerima takdir yang telah Allah tetapkan dalam hidupnya.

Sebab saat hatinya telah dibidik untuk selalu ikhlas maka setiap takdir yang Allah gariskan kepadanya, ntah yang buruk ataupun yang baik, tentu akan membuatnya tetap bersyukur dengan bijak.
Seseorang Dengan Begitu Gampangnya Mengeluh Saat Yang Diterimanya Dalam Hidup Tak Dapat Ia Maknai Dengan Bijkasana

Seseorang dengan begitu gampangnya mengeluhkan keadaan, saat yang diterimanya dalam hidup ini tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, dan hal itu terjadi saat hati tidak bisa memaknai dengan bijaksana apa yang telah menjadi ketetapan Allah dalam hidupnya.

Dan coba saja ia pandai memaknai segala sesuatunya dengan hati ikhlas dan sabar, maka sudah tentu sesulit apapun keadaan yang membelenggu takkan membuat hatinya gegabah untuk gusar dalam mengeluh.
Seseorang Dengan Begitu Gampangnya Menyalahkan Takdir Allah Saat Yang Menjadi Inginnya Tak Sesuai Dengan Kenyataan

Seseorang dengan begitu gampangnya menyalahkan takdir Allah, saat yang menjadi inginnya tak sesuai dengan kenyataan. Karena tak jarang diantara kita terkadang berkata “Ya allah, kenapa engkau beri hamba takdir seperti ini?”

Padahal yang harus kita tanyai sebenarnya adalah hati kita sendiri, bukan takdir Allah, sebab apapun takdir Allah sudah pasti yang terbaik untuk kita.

Segala Yang Ditakdirkan Allah Adalah Yang Terbaik Untuk Hidup Kita, Hanya Tergantung Bagaimana Kita Mensyukurinya

Dan segala yang ditakdirkan Allah dalam kehidupan ini, baik buruk maupun baik sudah pasti yang terbaik, jadi hanya tergantung bagaimana kita mensyukurinya, hanya tergantung bagaimana kita memknainya dengan hati yang bijak.

Karena saat kita sudah bijak memaknai segala sesuatunya, maka hatipun akan ikhlas menerima segala ketentuan-Nya dengan terus bersyukur, dan takkan mungkin lagi hati kita meminta sesuatu yang berlebihan dalam hidup.[humairoh.com]


BIOGRAFI- Anggota Satlantas Jakarta Timur Aiptu Sunaryanto menggagalkan aksi penodongan dan penyanderaan penumpang angkot KWK-T25 (Rawamangun-Pulogebang) di Jl I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur. Lalu, bagaimana keseharian Aiptu Sunaryanto ketika bertugas?

Aiptu Sunaryanto merupakan salah satu anggota Laka Lantas Jaktim yang terbaik. selama bekerja, Sunaryanto memiliki dedikasi yang tinggi kepada satuannya dan sangat cekatan.

"Selama bekerja, dia bagus, disiplin, berdedikasi tinggi. Dan jika ada info kecelakaan dari masyarakat, dia cepat merespons," kata Panit Laka Lantas Jaktim Ipda Deni Kurniawan di kantor Lantas Jakarta Timur, Jl DI Panjaitan, Jakarta Timur, Senin (10/4/2017).

Ipda Deni menilai Sunaryanto sebagai sosok yang selalu ceria. Selama bertugas, dia tidak pernah mengeluh dan selalu siap ditempatkan di mana dan kapan saja.

"Dia nggak pernah mengeluh, dia selalu siap ditempatkan di mana saja," tuturnya.

Deni selaku atasan Sunaryanto di Unit Laka Lantas Jaktim merasa bangga atas apa yang dilakukan Sunaryanto ketika berhasil menyelamatkan korban penodongan.

"Saya senang insting polisi Pak Sunar cukup bagus. Dia anggota saya di laka khusus penerimaan pelayanan kecelakaan," ujarnya.

Teman Sunaryanto lainnya, Aiptu Hadiono, menyebut Sunaryanto sebagai anggota yang memiliki dedikasi tinggi. Jadi apa yang dilakukan Sunaryanto memang sudah menjadi tugas polisi lalu lintas. Selain mengatur lalu lintas, kalau memang ada tindak kejahatan secara tiba-tiba, polisi lalu lintas juga harus melakukan tindakan.

"Kalau memang polisi laka jika ada apa-apa di jalan, ada perampokan, penodongan, pencopetan kita memang sering harus melakukan pengamanan sering," ucap Hadiono.

Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengapresiasi tindakan Aiptu Sunaryanto yang menggagalkan aksi penodongan dan penyanderaan di angkot KWK-T25. Sunaryanto dijanjikan penghargaan atas aksi heroiknya itu.(detikcom)

Semua orang ingin hidup sehat, tapi kebanyakan orang malas untuk melakukan olahraga. Kebanyakan orang masih berpikir bahwa waktu luang yang digunakan untuk istirahat total, alias tidur, lebih sehat dan gampang dilakukan. Namun sebenarnya orang tidak selalu harus keluar pagar rumah untuk berolahraga dan menghasilkan keringat. Berikut ini brilio.net kutip dari Popsugar, Senin (27/2) 7 olahraga sederhana yang bisa ubah bentuk tubuh hanya dalam 4 minggu dan hanya 10 menit per harinya.
1. Plank.
foto: popsugar.com
Plank merupakan olahraga yang tidak memerlukan perpindahan tubuh. Jadi kamu tidak perlu ke mana-mana, cukup dengan menahan seluruh badanmu menggunakan bagian kedua tangan hingga siku, serta kaki dengan posisi yang lurus. Posisi tubuh yang benar dan lurus seperti ini akan membuat otot-otot kuat dan tulang-tulang dalam tubuh bagian belakang berada pada posisi normal.
2. Push Up.
foto: popsugar.com
Banyak orang yang sudah tahu gerakan ini tapi tidak melakukannya dengan benar. Untuk melakukannya dengan benar posisi tubuh saat disangga oleh tangan dan kaki haruslah lurus. Lalu kemudian bangkit dari posisi tersebut selambat mungkin.
3. Pengencangan paha dan otot bawah.
foto: popsugar.com
Lihat gambar dan perhatikan baik-baik. Letakan tangan dan lututmu di lantai, kemudian angkat kaki kiri dan tangan kanan secara bersamaan dan berlahan-lahan hingga lurus dengan tubuh. Begitu juga untuk kaki dan tangan yang satunya lagi.

4. Squats.
foto: popsugar.com
Gerakan squatting ini yang terpenting adalah keseimbangan. Letakan tangan menjulur ke depan dan berusahalah untuk duduk. Bayangkan kamu seakan sedang hendak duduk di kursi. Namun posisi tubuh agak miring ke depan sehingga semakin kamu turun, akan terbentuk sudut dari bagian tubuh dan paha atas.
5. Ab exercises.
foto: popsugar.com
Diawali dengan posisi tidur dan tangan menjulur lurus ke atas. Lalu secara perlahan temukan telapak tangan dengan lutut pada titik yang pas. Begitu juga untuk kaki dan tangan satunya.
6. Abs and buttocks.
foto: popsugar.com
Angkat kakimu setinggi mungkin kemudian tarik secara secara perlahan hingga hidungmu mencium lututmu. Begitu juga dengan kaki yang satunya. Ini akan mengencangkan otot kaki perut dan tulang pinggung.
7. Pengencangan pinggang.
foto: popsugar.com
Posisikan kaki-kakimu seperti kuda-kuda kemudian bersandarlah pada dinding. Kemudian pegang benda yang cukup berat untuk menjadi pengencang otot tangan. Baru kemudian tengok kekanan-kekiri dengan tubuh (bukan dengan leher).

Jadwal mingguan selama 4 minggu.
1. MINGGU PERTAMA
Lakukan gerakan di bawah ini selama 6 hari:
- 2 Menit plank;
- 1 Menit push-ups;
- 1 Menit Pengencangan paha dan otot bawah;
- 1 Menit abs;
- 1 Menit abs and buttocks;
- 1 Menit waist;
- 2 Menit Pengencangan pinggang.
Beri jarak istirahat selama 10 detik setiap perpindahan gerakan.
2. MINGGU KEDUA
Lakukan gerakan di bawah ini selama 6 hari:
Set 1:
- 3 Menit plank;
- 3 Menit Menit abs;
- 3 Menit Pengencangan paha dan otot bawah;
Beri jarak istirahat selama 15 detik setiap perpindahan gerakan.
Set 2:
- 3 Menit waist;
- 3 Menit push-ups;
- 3 Menit abs and buttocks;
Beri jarak istirahat selama 15 detik setiap perpindahan gerakan.
3. MINGGU KE TIGA
Mengulangi gerakan set 1.
4. MINGGU KE EMPAT
Mengulangi gerakan set 2.
Jika kamu rutin melakukannya hanya dalam empat minggu, dan kurang dari satu bulan, maka kamu akan merasakan keadaan tubuh yang benar-benar berbeda dan perut yang lebih kencang.

Kitab Injil Barnabas asli  
BIOGRAFI- Sebuah media di Timur Tengah Alarabiya melaporkan bahwa  pemerintah Turki akan menerjemahkan alkitab berusia 1.500 tahun.

Injil kuno yang menyebut kerasulan Muhammad SAW itu memang sempat mengundang perhatian dunia. Selain menyebut akan datangnya Nabi Muhammad, Injil itu juga menyebut bahwa Yesus adalah manusia fana dan tak pernah disalib.

Injil Barnabas yang di percaya para analis sebagai tambahan dari kitab-kitab injil asli seperti Markus, Matius, Lukas, dan Yohanes menarik perhatian awal tahun ini. Dalam kitab Yesus telah meramalkan kedatangan Nabi Muhammad.

Pada Februari lalu, Vatikan secara resmi telah meminta untuk melihat alkitab yang ditemukan Turki selama operasi penyelundupan pada tahun 2000. Pekan ini kutipan dari dokumen asli tersebut telah di terjemahkan. Dokumen yang ditulis dengan bahasa Syriac dialek Aram tersebut menyangkal Ketuhanan Yesus.

Laporan sebuah majalah online Y-Jesus yang berbasis di Amerika Serikat dalam analisisnya mengenai Injil Barnabas mengungkapkan, teks dokumen secara efektif menyangkal keilahian Yesus dan menolak konsep trinitas, kepercayaan kristen yang mendefinisikan Allah dalam tiga pribadi, Bapa, Anak, dan Roh Kudus.

Laporan itu juga menyatakan dalam Injil Barnabas, Yudas Iskariot disebut sebagai orang yang mati disalib dan bukan Yesus. Sementara dalam Perjanjian Baru, Yudas disebut mengkhianati Yesus.

Pernyataan dari laporan kajian terhadap Injil Barnabas tersebut menantang pesan Kristen selama ini. Pesan selama ini, kematian Yesus dikatakan sebagai pengorbanan Juru Selamat bagi dosa-dosa Kristen dan kebangkitanya sebagai harapan kehidupan kekal.
Pernyataan Injil Barnabas mendukung keyakinan Islam bahwa penyaliban Yesus tidak pernah terjadi.

St Barnabas secara tradisional diidentifikasikan sebagai pendiri Gereja Siprus. Ia adalah orang Kristen pertama yang dianggap sebagai rasul bagi umat Kristen.

Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Turki, Ertugrul Gunay, mengatakan, teks dari Injil Barnabas tersebut dilaporkan bernilai sekitar 22 juta dolar.

“Sejalan dengan keyakinan Islam, Injil memperlakukan Yesus sebagai manusia bukan Tuhan. Ini menolak ide dari tritunggal kudus dan penyaliban. Serta ramalan Yesus akan kedatangan Nabi Muhammad,” Kata Gunay seperti dilaporkan dalam salah satu surat kabar setempat.

Saat ini injil dijaga ketat oleh pihak berwenang Turki sebelum diserahkan pada Museum Etnografi Ankara. Rencananya teks asli injil tersebut akan dipamerkan di museum.(TSA/MP/Is)

loading...

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget